JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Perjuangan Pemadam Kebakaran Jinakkan Api yang Lahab Gudang PT Delta Merlin

Perjuangan Pemadam Kebakaran Jinakkan Api yang Lahab Gudang PT Delta Merlin

40
BAGIKAN
Ilustrasi kebakaran. Foto : Dok

SUKOHARJO- Kebakaran hebat melanda Gudang V  yang berisi benang milik PT Delta Merlin Dunia Tex (DMDT) di Desa Pondok, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Minggu (20/8/2017).

Untuk menguasai kobaran api, petugas pun  harus mengerahkan puluhan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari seluruh daerah di eks Karesidenan Surakarta.

Informasi yang dihimpun Joglosemar menyebutkan, api membakar habis bangunan gudang benang di sisi selatan beserta isinya, sejak Sabtu (19/8/2017) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Hingga Minggu (20/8/2017) siang, masih terlihat titik api di puing-puing bangunan. Lantaran besarnya kobaran, atap bangunan yang terbuat dari baja ringan ambruk, demikian pula dengan temboknya.

“Sejak semalam (kemarin) sudah terbakar, karena anginnya cukup besar, akhirnya apinya juga besar,” ungkap warga sekitar, Utami.

Lantaran kobaran api yang dahsyat, Damkar Sukoharjo sampai kewalahan. Alhasil, harus mendatangkan bantuan dari unit Damkar di eks Karesidenan Surakarta. Yakni meliputi Solo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, hingga Klaten. Total ada 10 unit Damkar berjibaku dengan kobaran api.

Gudang berukuran sekitar 300 x 200 meter itu berisi benang dan bahan yang mudah terbakar lainnya. Hal inilah yang menyulitkan petugas. Beruntung kejadian tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir bisa mencapai miliaran rupiah.

“Kami sebelumnya melibatkan Damkar dari eks Karesidenan Surakarta, lalu ini api sudah kami kuasai. Damkar dari kabupaten lain sudah kembali, dan ini tinggal damkar Sukoharjo yang masih mengondisikan tempat kejadian dan masih fokus untuk memadamkan api hingga benar-benar padam. Yang jelas api tidak merembet ke tempat lain,” tandas Kabid Damkar Satpol PP Pemkab Sukoharjo, Margono.

Pihaknya mengaku belum mengetahui pemicu kebakaran tersebut. Tindakan yang harus dilakukan saat ini adalah memastikan api benar-benar padam.

Sementara itu, pihak perusahaan belum memberikan keterangan apapun kepada media.

”Kami masih standby di lokasi untuk memastikan api benar-benar sudah padam. Yang jelas tidak ada korban jiwa maupun luka, hanya saja seluruh gudang beserta isinya hancur dan kerugian masih didata bersama pihak perusahaan,” tandas Margono.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi melalui Kapolsek Grogol, AKP Sarwoko menuturkan, api memang dengan mudah membesar lantaran ada banyak bahan baku di pabrik serta gudang yang mudah terbakar.

Beruntung tak sampai menimbulkan korban jiwa. Karyawan yang ketika itu bekerja langsung dievakuasi begitu api mulai membesar.

Terkait penyebab maupun total kerugian akibat kebakaran tersebut, polisi mengaku masih belum bisa memperkirakan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan manajemen perusahaan berkaitan dengan hal tersebut.

Aris Arianto