JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar PILKADA KARANGANYAR 2018: Gerindra Ogah Jadi Pendukung, Yuli Menyodok di Survei Demokrat

PILKADA KARANGANYAR 2018: Gerindra Ogah Jadi Pendukung, Yuli Menyodok di Survei Demokrat

138
BAGIKAN

Gerindra Ogah Jadi Pendukung
YULI MENYODOK DI SURVEI INTERNAL DEMOKRAT

Ilustrasi. Foto : Dok

KARANGANYAR– Pesona petahana, Juliyatmono mendekati pelaksanaan Pilkada rupanya semakin menguat. Setelah membuat PPP berbalik arah dengan menyatakan mendukungnya, kini nama Yuli (sebutan Juliyatmono) juga mendadak mulai menyodok di survei yang digelar di internal partai Demokrat setempat.

Padahal, sebelumnya, kader partai rintisan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) itu sudah kekeh mengusung dua nama yakni anggota DPR RI Demokrat asal Karanganyar, Rinto Subekti dan Karwadi. Masuknya Yuli di survei internal itu diungkapkan Sekretaris DPC Partai Demokrat Karanganyar, Bambang Priyono, Minggu (27/8/2017).

Ia mengungkapkan beberapa waktu lalu, DPC memang sudah melakukan survei terhadap kader internal partai yang layak dicalonkan ke Pilkada. Hasilnya dua nama yakni Rinto Subekti, Ketua DPC PD Karanganyar, dan Karwadi, anggota DPRD Karanganyar yang masuk bursa internal.

“Saat ini, berdasarkan hasil survei kedua, muncul nama Juliyatmono. Tapi juga ada beberapa tokoh lain,” paparnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa hasil survei itu belum sepenuhnya menjadi acuan untuk memutuskan sikap partai dan siapa yang akan diusung di Pilkada nanti. Sebaliknya, pihaknya tetap masih menunggu perkembangan dan dinamika politik di Karanganyar.

“Kita masih menunggu. Kemungkinan bulan Oktober mendatang, kita baru menentukan langkah terkait pilkada,” terangnya.

Bambang juga mengakui, komunikasi politik dengan partai lain, sampai saat ini masih terus berjalan, namun belum ada keputusan. Ia menegaskan partainya tetap siap untuk bertarung di Pilkada mendatang.

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra, Yulianto, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, proses persiapan menjelang pilkada karanganyar dan pilgub Jawa Tengah, sampai saat ini, masih terus berlangsung. Namun ia menyampaikan kemungkinan terbesar, Gerindra tidak akan lagi mendukung tapi mengusung calon.

“Soal siapa, tunggu saja,” tukasnya. (Wardoyo)