JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Presiden, Menteri dan Belasan Ribu Orang Akan Padati Stadion Manahan Solo, Ini...

Presiden, Menteri dan Belasan Ribu Orang Akan Padati Stadion Manahan Solo, Ini Kegiatannya

265
BAGIKAN
Joglosemar – Insan Dipo Ferdias
Presiden Joko Widodo (kiri) saat meninjau Musem Keris Nusantara, Solo, Rabu (9/8).

SOLO – Setidaknya, sebanyak 15.000  orang akan tumplek blek menghadiri  Jambore Nasional Gerakan Revolusi Mental di Stadion Manahan Solo, Jumat (25/8/2017)-Minggu (27/8/2017) mendatang.

Persiapan terus dilakukan untuk pelaksanaan tersebut yang direncanakan akan di hadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri di Kabinet Kerja.

“Untuk panitia lokal sudah dibagi beberapa bidang dan ini untuk mem-backup Pemerintah Pusat dalam kegiatan revolusi mental di Solo. Direncanakan akan hadir sekitar 15.000  orang saat pembukaan kegiatan tersebut,” ujar Koordinator Panitia Lokal Kegiatan Revolusi Mental, Budi Yulistianto kepada wartawan, Selasa (22/8/2017).

Dijelaskan, tamu undangan yang hadir berasal dari seluruh Indonesia. Untuk itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  menurut Budi Yulistianto, sudah memerintahkan gubernur, bupati, walikota untuk menghadirkan 10 orang di acara tersebut. Bahkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) juga memerintahkan kepala desa di Jateng untuk hadir.

Presiden Jokowi sendiri direncanakan hadir untuk membuka kegiatan tersebut, yang dilanjutkan dengan Mendagri dan Menteri Koordinator.

 “Rapat koordinasi dengan Pemerintah Pusat terus kita lakukan sampai menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut. Di rundown acara itu tamu VVIP ada 22 orang,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta tersebut.

Setelah pembukaan dilakukan di Stadion Manahan, Solo, peserta kemudian akan melakukan rembuk nasional di sejumlah tempat. Tempat-tempat yang digunakan antara lain Hotel Alila, Hotel Megaland, Hotel Paragon, The Sunan Hotel dan Hotel Best Western Solo Baru.

Dijelaskan, di masing-masing tempat (hotel), peserta rembuk nasional ada sekitar 500 orang, sehingga perlu dibagi per kelompok yang  terdiri dari 100 orang. Karena itu, jelas Budi,  dibutuhkan tempat yang luas untuk memenuhi jumlah peserta yang ada.

“Setelah pembukaan itu mereka menggelar rembuk nasional di lima hotel yang sudah kita siapkan. Di tempat itu menurut kita yang sesuai untuk menampung mereka,” kata dia.

Lebih lanjut dijelaskan Budi, peserta diperkirakan akan berada di Solo satu hari satu malam, sehingga waktu yang disediakan dapat dimanfaatkan oleh para tamu untuk menikmati Kota Solo, seperti kuliner maupun wisatanya.

Kedatangan para tamu diperkirakan hari Jumat (25/8) siang, dan pembukaan acara direncanakan  pukul 15.00 WIB. Malam harinya peserta bisa menikmati Kota Solo sebelumnya besok melaksanakan acara di sejumlah tempat.

“Kemungkinan mereka di Solo sampai Minggu. Kita tetap mempromosikan Kota Solo ke para peserta,” imbuhnya.

Untuk hari terakhir kegiatan revolusi mental jatuh Minggu (27/8/2017) dan akan dilakukan karnaval saat Solo Car Fre Day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi dari Sriwedari sampai Balaikota. Penutupan  akan dilakukan di kawasan Benteng Vastenburg dengan berbagai acara seperti pentas seni.

“Minggu penutupan, nanti paginya karnaval dan malamnya di Benteng Vastenburg,” pungkasnya.

Ari Welianto