JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Market Proyek Klewer Timur Dipastikan Molor

Proyek Klewer Timur Dipastikan Molor

43
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
REVITALISASI PASAR KLEWER—Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melakukan revitalisasi bangunan Pasar Klewer sisi timur terus diupayakan.- Warga tengah berbelanja di Pasar Klewer sisi timur, Solo, Selasa (29/8/2017). Rencana revitalisasi bangunan Pasar Klewer sisi timur terus diupayakan meskipun waktu mepet.

SOLO  – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan tetap merevitalisasi Pasar Klewer sisi timur dengan sisa waktu yang ada tahun ini. Jika sebelumnya diperkirakan akhir tahun revitalisasi pasar rampung, dengan kondisi ini kekurangan pekerjaan akan dikerjakan di 2018.

“Revitalisasi Pasar Klewer sisi timur tetap dilaksanakan semampunya. Ini merupakan petunjuk dari Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo,” terang Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta, Subagiyo kepada wartawan, Selasa (29/8/2017).

Ia menjelaskan menurut rencana revitalisasi Pasar Klewer sisi timur membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Namun demikian tahun 2017 ini hanya tersisa empat bulan saja. Oleh karena itu pemkot akan memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk menjalankan proyek revitalisasi. Untuk proses lelang akan diupayakan dengan waktu 20 hari.

“Dengan waktu sisa ini kemungkinan hanya sampai pengerjaan struktur bangunan di lantai basement saja. Ini jika dana cair bulan ini. Sebelumnya itu butuh waktu enam bulan proses pengerjaan tapi saat ini dioptimalkan sisa waktu yang ada,” ungkapnya.

Lanjut dia, jika nantinya dengan sisa waktu yang ada hanya mampu pada struktur bangunan tidak masalah. Sisa anggaran yang ada akan dipertanggungjawabkan dengan dikembalikan ke pemerintah pusat. Untuk proyek selanjutnya akan dikerjakan tahun 2018 dengan mengajukan kembali anggaran ke Pemerintah Pusat. Anggaran untuk revitalisasi besarnya Rp 48 miliar dan sampai sekarang belum juga cair. “Kita terus berkomunikasi dan mendesak Pemerintah Pusat agar dana revitalisasi cair. Katanya bulan ini cair, kami masih menunggu kepastian pencairannya itu,” paparnya.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat dan tinggal membuat surat sesuai penyerapan saja. Ia mengatakan dengan sisa waktu yang ada tidak memungkinkan untuk melakukan penyerapan anggaran Rp 48 miliar. “Kita pakai logika untuk melakukan ini dan sudah dikomunikasikan. Jadi jika mampunya struktur saja nanti tahun depan dilanjutkan lagi,” imbuhnya.

Ditambahkan, jika dihitung dengan proses lelang maka revitalisasi akan dimulai pertengahan atau akhir Oktober nanti. Revitalisasi ini memakai APBN bukan coorporate social responsibility (CSR). “Proses lelang dilakukan sesuai tahapan. Jadi ini bertahap pengerjaannya tidak sekaligus dibangun,” tandasnya.

Walikota mengemukakan revitalisasi Pasar Klewer sisi timur akan terkoneksi dengan sisi barat. Nanti akan ada jalur khusus yang menghubungkan kedua bangunan. Untuk konsep akan dibangun setinggi dua lantai. Proyek revitalisasi ini digagas Pemkot sejak akhir 2015 lalu sebagai kelanjutan pembangunan kembali pasar sisi barat yang terbakar.

#Ari Welianto