JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pulang Dari Masjid, Pensiunan PNS Syok Lihat Tas dan Dompet Isi...

    Pulang Dari Masjid, Pensiunan PNS Syok Lihat Tas dan Dompet Isi Jutaan Rupiah Digasak Maling..

    313
    BAGIKAN
    OLAH TKP- Tim Polsek Sambirejo saat melakukan olah TKP di rumah milik
    pensiunan yang menjadi sasaran pencuri yang menggondol uang belasan
    juta rupiah, Jumat (11/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

    SRAGEN– Aksi pencurian dengan pemberatan kembali terjadi di
    wilayah Sragen. Kali ini seorang pensiunan PNS asal Dukuh Pondok RT 18, Desa Sambirejo, Sambirejo, Sukarno (54), melaporkan insiden pencurian yang terjadi di rumahnya.

    Pelaku yang diperkirakan memanfaatkan situasi rumah yang ditinggal salat ke masjid, menyelinap dan menggasak uang tunai Rp 15 juta serta Handphone milik korban. Aksi pencurian itu terungkap ketika korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sambirejo, Kamis (10/8/2017).

    Informasi yang dihimpun Joglosemar di Mapolres, aksi pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Berdasarkan keterangan korban di hadapan petugas, kejadian bermula ketika korban menunaikan salat di masjid dekat rumahnya.

    Rumah kemudian ditinggal dalam kondisi terkunci. Akan tetapi, pelaku yang ditengarai sudah memetakan situasi dan lokasi rumah korban, diduga masuk saat rumah dalam kondisi kosong. Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel atau menjebol pintu bagian belakang rumah korban.

    Korban baru kaget setelah pulang dari masjid mengetahui rumahnya sudah dalam kondisi terbuka. Ia makin syok ketika mendapati kamarnya sudah acak-acakan dan tas hitam yang berada di kamar dan dompet berisi total Rp 15 juta sudah raib dari tempatnya. Tidak hanya itu, pelaku juga menggasak sebuah HP merek Lenovo milik korban yang ditinggal di atas kasur.

    Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian total RP 15 juta uang dan HP senilai RP 2juta sehingga totalnya RP 17 juta. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

    “Hasil olah TKP, pelaku masuk dengan modus mencongkel pintu bagian belakang dan kemudian masuk ke rumah korban. Yang hilang adalah sebuah tas hitam di dalam kamar berisi uang RP 10 juta, dompet di lemari berisi Rp 5 juta dan HP senilai RP 2 juta,” jelasnya. Wardoyo