JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Puluhan Hektare Lahan di Wonogiri Dikembangkan untuk Kedelai

Puluhan Hektare Lahan di Wonogiri Dikembangkan untuk Kedelai

47
BAGIKAN
Joglosemar | Aris Arianto
MENGUNTUNGKAN- Pengubinan tanaman kedelai di lahan milik Kelompok Tani Sidodadi, Kismantoro, Minggu (27/8)

.WONOGIRI- Puluhan hektare lahan pertanian di wilayah Kecamatan Kismantoro kini mulai dikembangkan untuk budi daya tanaman kedelai. Tanaman tersebut dianggap cocok ditanam dan mendatangkan keuntungan lebih baik.

Puluhan hektare lahan pertanian tersebut berada di wilayah Lingkungan Terbis, Kelurahan/Kecamatan Kismantoro. Lahan dikelola Kelompok Tani Sidodadi. Ketua Kelompok Tani Sidodadi, Keteman mengungkapkan, lahan yang dikelola seluas 60 hektare. Perinciannya 45 hektare ditanami kedelai varietas wilis dari swadaya anggota, 10 hektare ditanami kedelai varietas yang sama dari bantuan intensifikasi Dinas Pertanian Provinsi Jateng.

“Sisanya ditanami tumpangsari jagung,” ungkap Kateman, Minggu (27/8).

Pengembangan tanaman kedelai baru dilakukan beberapa waktu terakhir ini. Dari hasil pengubinan didapati 1,6 ton kedelai per hektare. Menurut dia hasil itu cukup menggembirakan. Pasalnya selain harga yang relatif stabil, ketika diproses menjadi tahu atau tempe, hasilnya lebih baik daripada kedelai impor.

“Tahu dan tempenya menjadi lebih enak dan teksturnya lebih kenyal,” kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini harga kedelai mencapai Rp 7.200 per kilogram. Dia mengatakan, akan berusaha mengembangkan tanaman kedelai. Dia optimis harga akan semakin tinggi, mengingat kebutuhan kedelai masih terus tinggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri, Safuan melalui Kepala Bidang Produksi Sru Hardoyo menerangkan, lahan tanaman kedelai tersebut merupakan lahan percontohan. Kebutuhan kedelai masyarakat saat ini masih tinggi dan belum mampu dipenuhi dari produksi lokal.  # Aris Arianto