JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Rekaman Detik-Detik Saat Sindikat Ibu-Anak Bobol Satu Toples Emas Senilai Rp 400...

Rekaman Detik-Detik Saat Sindikat Ibu-Anak Bobol Satu Toples Emas Senilai Rp 400 Juta di Toko Emas Ragil Sragen

1724
BAGIKAN
Wajah pemuda pelaku pembobolan toko emas Ragil Baru Sragen yang terekam CCTV, Rabu (30/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Aksi dua pelaku yang menyamar sebagai anak dan ibu membobol Toko Emas Ragil Baru yang berlokasi di kios kompleks Pasar Kota Sragen, Rabu (30/8/2017) memang cukup mengejutkan. Dari rekaman CCTV yang ada di toko emas terbesar di Sragen itu, nampak jelas wajah kedua pelaku yang diketahui terdiri dari perempuan paruh baya dan pemuda berusia di bawah 30 tahun itu.

Dari rekaman CCTV yang diputar oleh pemilik kios dan kemudian diamankan oleh kepolisian tersebut, juga terlihat jelas bagaimana detik ke detik aksi sang perempuan tua mengalihkan perhatian pelayan toko, Wiwik Setyowati (30) dengan meminta ditunjukkan kalung dan liontin.

Sementara saat bersamaan, si pemuda yang diketahui mengenakan kaos dengan kuping terdapat bekas tindikan itu, kemudian menoleh kanan kiri dan ke dalam kios. Setelah itu, tangannya kemudian dijulurkan ke dalam etalase dan merogoh satu toples berisi ratusan cincin emas yang dipajang di etalase.

Setelah itu, laki-laki itu sempat terlihat membawa toples seperti nampan berisi ratusan biji cincin emas itu ke bawah. Tak lama berselang, dia langsung berdiri dan langsung menatap pelaku perempuan seolah memberi kode. Selanjutnya, saat karyawan toko, Wiwik, membuatkan surat kalung yang dipilih pelaku perempuan, si pelaku pria langsung kabur diikuti oleh perempuan yang diketahui berusia di atas 50 tahun tersebut.

“Ibuke sudah tua, sekitar 50 tahun lebih. Pakai jilbab syari. Kalau yang prianya usia di bawah 30 tahun. Kupingnya ada bekas tindikan. Saya juga nggak nyangka, karena waktu itu ya melayani buke, yang laki-laki itu di etalase ujung sana. Setelah kalungnya dipilih, laki-laki itu alasan mau ke ATM ambil uang dulu,” ujar Wiwik, ditemui sesaat usai kejadian, Rabu (30/8/2017).

Menurutnya, pelaku memang menyamar sebagai ibu dan anak yang sedang membeli kalung. Ia baru curiga setelah keduanya sama-sama raib sedangkan kalung yang sempat dipilih tidak jadi dibeli.

Sindikat ibu anak itu berhasil menggasak satu toples emas senilai hampir Rp 400 juta hanya dalam waktu tak lebih dari 10 menit. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sragen Kota AKP Suseno mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran komplotan tersebut. Pesawat CCTV yang merekam aksi pelaku sudah diamankan dan akan didalami terlebih dahulu untuk mengidentifikasi pelaku.

“Mudah-mudahan secepatnya pelaku bisa ditangkap. Apalagi di CCTV jelas terlihat wajah pelaku,” tuturnya.

Sementara meski barusaja kebobolan ratusan juta, kemarin toko tetap buka dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Wardoyo