JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Salut.. Aksi Aparat TNI Sragen Bangun Bronjong Cegah Longsor di Kampung Banjir

Salut.. Aksi Aparat TNI Sragen Bangun Bronjong Cegah Longsor di Kampung Banjir

92
BAGIKAN
GIAT BRONJONGSASI- Personel Kodim 0725/Sragen bersama warga Kampung Karangasem, Karang Tengah saat bergotong royong membuat bronjong batu mencegah longsoran yang mulai mengancam jembatan dan rumah warga, Rabu (30/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Terletak di bantaran Sungai Garuda, warga Kampung Karangasem, Karang Tengah, punya riwayat kelam karena hampir tiap tahun menjadi langganan banjir dan longsor. Tak ingin penderitaan warga terus terulang, Kodim 0725 Sragen langsung tergerak mengerahkan satu pleton personel membantu warga membangun talud bronjong di bantaran yang sebagian sudah longsor.

Suasana kebersamaan begitu terlihat di bantaran Sungai Garuda tepatnya di sebelah rumah Siti rahayu (65), janda tua yang tinggal di tepi Sungai Garuda, Dukuh Karangasem RT 2/5, Rabu (30/8/2017) pagi. Puluhan personel berseragam loreng hijau tampak membaur bersama warga RT setempat yang pagi itu punya gawe menggelar bronjongisasi di talud rumah Siti yang sudah ambrol tergerus longsor dan banjir beberapa waktu lalu.

Babinsa Karangtengah, Serda Ahmad Mujahidin mengungkapkan program bronjongisasi itu terwujud berkat usulannya yang mendapat masukan dari warga Karangasem yang selalu was-was tiap ada hujan lebat. Menurutnya hampir setiap tahun wilayah binaannya itu selalu diterjang banjir dan longsor.

“Makanya kemarin begitu warga usul minta dibronjongisasi, saya naikkan ke Kodim dan dilanjutkan ke BBWSBS, akhirnya disetujui ini,” paparnya.

Dandim 0725/Sragen, Letkol (arh) Camas Sigit Prasetyo melalui Pasandi Letda Waskito menguraikan karya bakti bronjongsasi itu digelar dalam rangkaian HUT ke-72 TNI dan HUT RI. Kegiatan itu diprakarsai oleh Kodim bersama Korem dengan material batu dan bronjong disuplai dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).

Setiap hari satu pleton personel berjumlah 30 orang diterjunkan bergotong royong bersama warga. Pembangunan talud bronjong batu itu dimaksudkan untuk mencegah longsor yang mengancam rumah Siti Rahayu serta Jembatan Tangkil yang berada tepat di atasnya.

“Ini sudah yang keempat. Kemarin kita lakukan di Pandak, Karanggungan, Krisan dan hari ini di Karangasem. Harapannya mudah-mudahan dengan bronjongsasi ini bisa menekan kerawanan longsor dan banjir. Ini juga wujud kepedulian dan respon cepat kami terhadap kerawanan bencana di sini,” jelasnya.

Ketua RT 3/5, Heru Sugito (41) mengakui kampungnya yang dihuni 80 KK itu memang tak pernah luput dari musibah banjir tiap hujan deras tiba. Warga terutama yang berada di bantaran sungai, seperti Ny Siti, selalu was-was lantaran tidak hanya banjir, arus sungai juga terus menggerus bantaran hingga pondasi rumah sudah retak serta ambrol.

“Kalau enggak dibronjong dampaknya nanti juga mengancam jembatan karena taludnya juga sudah amblas separuh. Makanya kami dari warga ngaturaken matur suwun sekali sudah dibantu kepedulian Pak TNI. Sehingga kami enggak was-was lagi,” pungkasnya. Wardoyo