JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Seribuan Guru SD dan SMP di Solo Jalani Tes Urine

Seribuan Guru SD dan SMP di Solo Jalani Tes Urine

15
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
TES URINE- Petugas Badan Narkotika Nasional (BBN) Jawa Tengah menguji sampel urine ASN guru di Balaikota, Solo, Senin (14/7). Tes urine yang diikuti sekitar 1.108 guru SD dan SMP di lingkungan kerja Pemerintah Kota Solo tersebut untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (narkoba) di kalangan pengajar.

SOLO – Ribuan tenaga pendidik yang dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjalani tes urine di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Senin (14/8/2017). Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya tenaga pendidik di Solo yang memakai obat terlarang.

“Ada sekitar 1.018 tenaga pendidik yang menjalani tes urine ini. Itu dibagi tiga shift, sehingga bisa terlayani semua,” terang Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Surakarta, Etty Retnowati kepada wartawan di sela-sela kegiatan, Senin (14/8/2017).

Jumlah itu terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru pendidikan jasmani (penjakes), guru agama, guru pendidikan kewarganegaraan (PKN), dan pengawas sekolah.

Pelaksanaan tes urine dilakukan secara mendadak. Etty menjelaskan undangan ke Balaikota sedianya diberikan untuk keperluan pembinaan guru.

Kegiatan ini, lanjut dia, merupakan instruksi langsung Walikota Surakarta dan program kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) yang objeknya tenaga pendidik.

“Tes urine ini sifatnya rahasia.  Awalnya itu guru tidak tahu saat diminta datang ke sini, jadi ini sifatnya dadakan,” katanya.

Untuk teknis pelaksanaan, kegiatan yang digelar di Pendapi Gedhe Balaikota Surakarta ini mengharuskan peserta tes urine antre guna pendataan peserta.