JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Sinergi Antardaerah Dongkrak Kunjungan Wisata Surakarta

Sinergi Antardaerah Dongkrak Kunjungan Wisata Surakarta

43
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
KUNJUNGAN WISATAWAN—Wisatawan asing berada di salah satu kios di Pasar Antik Triwindu, Surakarta, Jumat (25/8/2017). Tingkat kunjungan wisatawan di kawasan eks karesidenan Surakarta meningkat signifi kan dibandingkan tahun lalu

SOLO – Tingkat kunjungan wisata di Kota Solo meningkat. Data terakhir bulan Juni 2017 total wisatawan baik asing maupun domestik sebanyak 1.981.990 orang lebih tinggi dibandingkan pada bulan yang sama pada tahun 2016 diangka 1.904.952 orang.

Sekretaris Dinas Pariwisata Surakarta, Budi Sartono mengklaim kenaikan kunjungan wisatawan tahun ini karena semakin gencarnya promosi yang dilakukan baik Pemkot Surakarta beserta stakeholder. “Potensi Pariwisata di Solo ini sangat tinggi dan kemudian saling bekerja sama beserta daerah sekitarnya seperti Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri dan Sragen,” ujarnya kepada Joglosemar, Jumat (25/8).

Budi mengatakan dari 1.981.990 wisatawan di bulan Juni 2017 tersebut dihimpun dari 145 hotel di Solo serta 8 tempat daya tarik wisata. Bagi wisatawan mancanegara negara (wisman) sebanyak 59.880 wisatawan dan domestik 1.922.116 wisatawan. “Sebenarnya untuk data belum keseluruhan terdata, dan masih memungkinkan untuk pertambahan wisatawan lagi,” ujarnya.

 

Sementara itu Ketua Asita Soloraya Daryono menambahkan dari banyaknya kunjungan wisatawan memang paling banyak dari hotel yang notabene merupakan wisatawan meetings, incentives, conferences dan exhibitions (MICE) di Solo. Sumbangan pasar MICE bagi perhotelan yakni 80 persen. “Dengan potensi MICE yang kita miliki maka akan berdampak pada sektor wisata lainnya,” ujarnya.

Karakteristik lainnya wisata di Solo ini yakni budaya, belanja, dan kuliner. Karakter ini sangat cocok dan disukai wisatawan dari Asia maupun Eropa. “Kunjungan wisatawan luar negeri paling banyak berasal dari Malaysia pada peringkat pertama, kemudian Singapore, dan urutan ketiga Prancis,” ujarnya.

#Garudea Prabawati