JOGLOSEMAR.CO Foto SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Tingkatkan Kapasitas Produksi, Ciptakan Produk Baru

SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Tingkatkan Kapasitas Produksi, Ciptakan Produk Baru

129
BAGIKAN
Joglosemar | Yuhan Perdana
UPACARA BENDERA–President Director PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 dan juga HUT Sritex ke-51 di Sritex, Sukoharjo, Kamis (17/8).

Siapa sangka berawal dari kios batik sederhana di Pasar Klewer, Solo, kini berhasil menjadi salah satu pemain tekstil dan produk tekstil (TPT) berkelas internasional. Siapa lagi kalau bukan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex.

Kini, di usianya yang sudah 51 tahun, Sritex terus berkarya untuk negeri. Sritex juga telah menjelma menjadi salah satu raksasa tekstil di Asia Tenggara dengan aset 947 juta dolar AS, penjualan lebih dari 680 juta dolar AS (2016), dan ekspor ke lebih dari 55 negara di dunia.

Perusahaan yang dirintis oleh almarhum HM Lukminto pada 1966 dari Pasar Klewer itu, kini menunjukkan perkembangan yang signifikan di bawah Dwitunggal Sritex, Iwan Setiawan Lukminto (Presiden Direktur) dan Iwan Kurniawan Lukminto (Wakil Presiden Direktur).

Menurut Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan Lukminto, selama 2016 perusahaan mampu menunjukkan kinerja optimal dengan membukukan penjualan sebesar 680 juta dolar AS atau naik 7,7 persen dari penjualan 2015 yakni 631,3 juta dolar AS.

“Sritex berkomitmen untuk memberikan yang terbaik. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah peningkatan kapasitas produksi dengan perluasan pabriknya yang terletak di Sukoharjo. Presiden RI Joko Widodo hadir meresmikan perluasan pabrik tersebut pada April 2017,” ujarnya kepada Joglosemar dalam rilisnya yang dikirimkan belum lama ini.

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
POTONG TUMPENG – Istri HM Lukminto, Susyana Lukminto, memotong tumpeng saat digelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun ke 51 Sritex di Diamond Solo Convention Center, Surakarta, Rabu (16/8) malam.

Dengan penambahan fasilitas dan infrastruktur pabrik itu, Sritex dirancang dapat menyerap tenaga kerja baru hingga 3.500 karyawan. Penambahan ini akan meningkatkan kapasitas produksi perusahaan secara signifikan, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Iwan Setiawan menjelaskan, Sritex bakal mendongkrak kapasitas perusahaan di semua lini usaha. Saat ini Sritex Group memiliki total 24 pabrik spinning, tujuh pabrik weaving, lima pabrik finishing, dan 11 pabrik garmen dengan total karyawan mencapai 18.000 orang.

Di pasar ekspor, Sritex memperluas penetrasinya di pasar-pasar utama dengan menambah portofolio pelanggan global guna membidik peningkatan kontribusi penjualan ekspor sebanyak 56 persen dari total penjualan.

“Melalui integrasi empat lini produksi, mulai dari pemintalan, penenunan, pencetakan, pencelupan, dan garmen, Sritex mematok standar kendali mutu yang sangat tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Sritex Iwan Kurniawan Lukminto menuturkan, saat ini Sritex telah menjadi produsen tekstil dan garmen yang terintegrasi dengan sekitar 18.000 karyawan. Sritex memusatkan operasional perusahaan di atas lahan seluas 79 hektare di Sukoharjo.

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
MENYERAHKAN POTONGAN TUMPENG – Istri HM Lukminto, Susyana Lukminto, menyerahkan potongan tumpeng pada President Director PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setyawan Lukminto saat digelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun ke 51 Sritex di Diamond Solo Convention Center, Surakarta, Rabu (16/8) malam.

Sebagai perusahaan lokal dengan pasar global, Sritex berhasil mengantisipasi segala risiko dan menghadapi berbagai tantangan melalui visinya yang berkiblat kepada masa depan.

“Visi, strategi, dan eksekusi Sritex mendatangkan pengakuan internasional akan reputasi perusahaan yang telah melayani 55 negara di dunia,” ujarnya.

Modal Sritex untuk menambah portofolio pelanggan itu merupakan diversifikasi berbagai produk baru hasil inovasi perusahaan.

Sejumlah produk unggulan baru tersebut antara lain tas, ransel, sleeping bag, sarung tangan, tenda, IPP set (Integrated Personal Protection set) yang dipakai oleh tentara pasukan khusus, pakaian CBRN (Chemical, Biological, Radiation and Nuclear), dan juga pakaian antinoda yang dikenakan oleh juru masak, serta produk-produk lainnya.

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
KOLEKSI MICCA – Model menggunakan busana koleksi Michelle Kristiani saat digelar Tasyakuran Hari Ulang Tahun ke 51 Sritex di Diamond Solo Convention Center, Surakarta, Rabu (16/8) malam.

“Adalah modal dasar berupa kearifan lokal yang menjadi fondasi bagi tumbuh dan berkembangnya Sritex hingga menjadi pemain global saat ini. Kearifan tersebut diletakkan oleh pendiri Sritex, Bapak HM Lukminto. Dalam hal mempertahankan nilai-nilai kolektif, pendiri Sritex Bapak HM Lukminto telah memperkenalkan dua falsafah perusahaan yang dikenal dengan Trilogi dan Tri Dharma perusahaan,” jelasnya.

“Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini, dan kita terikat sebagai keluarga besar Sritex yang mengutamakan persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Garudea Prabawati