JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Taman Satwa, Taman Lampion dan THR Satu Lokasi, Ini Penjelasan Soal Tiket...

Taman Satwa, Taman Lampion dan THR Satu Lokasi, Ini Penjelasan Soal Tiket Masuk

149
BAGIKAN
Grand Design Revitalisasi Taman Satwa Taru Jurug.

SOLO – Tiket masuk untuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Taman Lampion dan Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari akan diberlakukan terpisah. Namun tidak tertutup kemungkinan bisa dilakukan tiket terusan untuk tiga wahana wisata tersebut.

“Untuk tiket masuk terpisah, ini sesuai paparan kemarin. Jadi pengunjung kalau mau ke TSTJ, Taman Lampion dan THR beli tiketnya sendiri-sendiri,” ujar Wakil Walikota (Wawali) Surakarta, Achmad Purnomo, Rabu (23/8/2017).

Untuk THR ada pintu masuk sendiri di sebelah timur bawah jembatan dekat parapet. Kendati demikian pengunjung juga tetap bisa masuk melewati pintu utama TSTJ. Dalam paparan kemarin tiket masuk THR dipatok Rp 10.000.

“Saya mengimbau lebih murah lagi, kan ke wahana permainannya itu ada tiket masuk. Itu nanti akan banyak pengunjung yang datang ke sana kalau tiketnya itu murah,” ungkapnya.

Lanjut dia, tidak tertutup kemungkinan nanti ada tiket terusan ketiga wahana tersebut. Karena untuk TSTJ operasionalnya siang hari, sedangkan Taman Lampion dan THR sore sampai malam.

“Namun itu ketiga pengelola harus bisa bekerja sama dan kompak, jadi tidak sendiri-sendiri melainkan bersama,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Yulistianto mengatakan kalau bisa tiket masuk TSTJ memperhatikan kemampuan pengunjung.

Karena jika dipatok tinggi maka masyarakat enggan datang ke TSTJ. “Tiket masuk TSTJ kalau bisa tidak terlalu tinggi. Ini untuk menarik masyarakat agar banyak yang datang,” imbunya.

Diakuinya, jika tiket masuk mahal masih menjadi perhatian masyarakat. Bahkan ada wahana permainan di luar Jawa dengan tiket masuk Rp 100.000 ternyata sepi pengunjung karena di anggap mahal.

“Tapi kalau di luar negeri seperti di Singapura tiket masuk Rp 500.000 banyak yang ada. Kalau di sini pasti banyak jadi omongan jika tiketnya mahal,” sambungnya.

Sementara itu Direktur Utama Perusda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyatakan jika ke depan bisa dilakukan tiket terusan dengan wahana yang ada di TSTJ. “Itu belum kita bicarakan lebih lanjut. Ya, sementara tiket masuknya terpisah,” pungkasnya.

#Ari Welianto