JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tepergok Saat Buka Laci Toko, Bocah Miskin Ini Diarak ke Balai Desa

Tepergok Saat Buka Laci Toko, Bocah Miskin Ini Diarak ke Balai Desa

710
BAGIKAN
Bocah berusia 15 tahun asal Boyolali saat berusaha menutupi wajahnya usai tertangkap hendak mencuri di warung warga Gilirejo Baru, Miri. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Seorang bocah di bawah umur asal Boyolali diamankan warga Dukuh Sumberejo, Desa Gilirejo Baru, Sabtu (26/8/2017) dinihari. Bocah yang diketahui berinisial A berusia 15 tahun itu diamankan saat tertangkap basah hendak mencuri di warung milik Wagimin, warga Dukuh Sumberejo RT 4.

Aksi percobaan pencurian itu terjadi sekira pukul 00.30 WIB. Informasi yang dihimpun dari warga, dinihari itu, bocah itu diketahui tiba-tiba menyelinap masuk ke dalam warung milik Wagimin.

Sialnya, saat sudah berhasil masuk dan hendak membuka laci yang ada di warung, korban terbangun karena curiga dengan suara gaduh dari arah warung. Saat mengecek ke warung, korban langsung berteriak mendapati bocah itu tengah membuka laci dan hendak mengambil sesuatu.

Oleh korban, bocah itu langsung diamankan dan diarak untuk dibawa ke balai desa. Beruntung, warga yang sempat terpantik emosi, berhasil meredam setelah melihat kondisi pelaku yang memang masih bocah. Mendapati hal itu, Kades Gilirejo Baru, Hartono langsung berinisiatif mengamankan dan meredakan warga.

“Namanya warga ya seperti itu. Awalnya mau ngantemi, tapi saya cegah. Karena pelaku ini ternyata miskin dan sudah enggak sekolah. Mungkin karena keadaan memaksanya hendak berbuat begitu. Tapi karena juga belum ada yang diambil, akhirnya korban dan warga memaafkan. Wong lihat bocahe saja malah melas, isih cilik tur kelihatannya memang enggak mampu,” paparnya Minggu (27/8/2017).

Malam itu juga, kepolisian setempat sempat datang untuk melakukan pemeriksaan. Namun karena warga dan pemilik warung sudah memaafkan dan belum terjadi pencurian, pelaku akhirnya dilepaskan dan diingatkan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Wardoyo