JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Terkuak, Ini Penampakan Wajah Ibu dan Anak Pembobol Toko Emas Ragil Sragen

Terkuak, Ini Penampakan Wajah Ibu dan Anak Pembobol Toko Emas Ragil Sragen

2860
BAGIKAN
Wajah nenek pelaku pembobolan toko emas Ragil Baru Sragen yang terpantau di rekaman CCTV, Rabu (30/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Aksi dua pelaku yang menyamar sebagai anak dan ibu membobol Toko Emas Ragil Baru yang berlokasi di kios kompleks Pasar Kota Sragen, Rabu (30/8/2017) memang di luar dugaan para karyawan. Namun, dari rekaman CCTV yang ada di toko emas terbesar di Sragen itu, nampak jelas wajah kedua pelaku yang diketahui terdiri dari perempuan paruh baya dan pemuda berusia di bawah 30 tahun itu.

Dari rekaman CCTV yang diputar oleh pemilik kios dan kemudian diamankan oleh kepolisian tersebut, terlihat jelas bagaimana wajah peremuan yang memang diperkirakan sudah di atas paruh baya bersama pemuda yang diklaim sebagai anaknya.

Menurut karyawan yang melayani saat kejadian, Wiwik Setyowati (30), pelaku perempuan diketahui mengenakan jilbab syari dengan umur sekira 50an tahun lebih. Sedangkan pelaku lai-laki masih muda diketahui mengenakan kaos dengan kuping terdapat bekas tindikan itu\

“Ibuke sudah tua, sekitar 50 tahun lebih. Pakai jilbab syari. Kalau yang prianya usia di bawah 30 tahun. Kupingnya ada bekas tindikan. Saya juga nggak nyangka, karena waktu itu saya sibuk melayani buke, yang laki-laki itu di etalase ujung sana. Setelah kalungnya dipilih, laki-laki itu alasan mau ke ATM ambil uang dulu,” ujar Wiwik, ditemui sesaat usai kejadian, Rabu (30/8/2017).

Wajah pemuda pelaku pembobolan toko emas Ragil Baru Sragen yang terekam CCTV, Rabu (30/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

Menurutnya, pelaku memang menyamar sebagai ibu dan anak yang sedang membeli kalung. Ia baru curiga setelah keduanya sama-sama raib sedangkan kalung yang sempat dipilih tidak jadi dibeli.

Sindikat ibu anak itu berhasil menggasak satu toples emas senilai hampir Rp 400 juta hanya dalam waktu tak lebih dari 10 menit. Putra pemilik toko lainnya, Agus Budi Nurcahyo (42) menuturkan pelaku menggasak satu toples berisi ratusan biji perhiasan cincin berbagai jenis dan ukuran seberat hampir 2 kilogram. Jika diuangkan, ratusan cincin emas berbagai model itu ditaksir mencapai Rp 400 juta lebih.

Agus menduga pelaku memang sudah mengintai dan memetakan terlebih dahulu sebelum menjalankan aksinya. Hal itu terlihat dari gerak-gerik pelaku yang dilihat dari rekaman CCTV. Di mana begitu datang pelaku langsung melihat bagian belakang untuk memastikan situasi setelah agak sepi, dia kemudian beraksi memanfaatkan karyawan yang melayani pelaku perempuan.

“Sebelumnya mungkin sudah diseting. Karena begitu datang langsung lihat belakang setelah kelihatan nggak ada orang dia langsung reaksi. Tadi memang sudah ada tiga karyawan yang masuk, tapi yang dua baru sarapan,” jelasnya.

Kemarin ia langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Sragen. Tak lama berselang tim dari Polsek Sragen dan Polres langsung melakukan olah TKP di lokasi toko. Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sragen Kota AKP Suseno mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran komplotan tersebut. Pesawat CCTV yang merekam aksi pelaku sudah diamankan dan akan didalami terlebih dahulu untuk mengidentifikasi pelaku.

“Mudah-mudahan secepatnya pelaku bisa ditangkap. Apalagi di CCTV jelas terlihat wajah pelaku,” tuturnya.

Sementara meski barusaja kebobolan ratusan juta, kemarin toko tetap buka dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Wardoyo