JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Terungkap, Mayat Terikat di Alas Kedawung Sragen Kenakan Gelang Hitam, Berusia Sekitar...

Terungkap, Mayat Terikat di Alas Kedawung Sragen Kenakan Gelang Hitam, Berusia Sekitar 55 Tahun

5315
BAGIKAN
Tim polres Sragen saat mengevakuasi dan olah TKP penemuan mayat terikat di alas karet Kedawung, Jumat (4/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Penemuan mayat di dekat alas karet, tepatnya di tegalan Dukuh Gondang RT 11, Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Jumat (4/8/2017) masih menyisakan misteri. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu tidak ditemukan membawa identitas apapun.

Petugas kepolisian masih kesulitan menguak identitas pelaku karena memang tidak ada tanda pengenal maupun identitas yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Iya bener ada penemuan jasad di hutan karet, yang mana ditemukan oleh warga sekitar pukul 05.30 WIB. Enggak ada identitas atau pengenal apapun, ” kata Kasat Reskrim, AKP Dimas Bagus Pandoyo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Jumat (4/8/2017).

Namin dari hasil olah TKP sementara ini ciri-ciri mayat diperkirakan berusia 55 tahun, tinggi badan 160 centimeter, perawakan sedang, berkumis dan kulit sawo matang. Ciri lainnya, mengenakan celana pendek jeans warna biru (Merk Lipano Denim), baju lengan pendek, celana dalam cokelat ukuran M merk Tifa, pergelangan tangan kiri memakai gelang batu manik warna hitam.

AKP Dimas menyampaikan, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, pihaknya telah mengirim jenazah korban ke Rumah Sakit dr Moewardi Surakarta untuk dilakukan otopsi.

Dia menghimbau kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan cirri-ciri di atas bisa segera menghubungi Polres Sragen.

Ia juga memastikan jasad tersebut bukan dari warga lingkungan sekitar. Dari keterangan Kades dan beberapa tokoh masyarakat yang dimintai keterangan, tidak ada laporan yang merasa kehilangan anggota keluarga.

“Yang pasti bukan warga sekitar sini, ” jelasnya.

Soal dugaan korban dibunuh dan dibuang, ia belum bisa memastikan. Saat ini masih dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Saat ditemukan, jasad laki-laki itu dalam posisi telentang dengan menggunakan celana pendek jeans warna biru  dan baju lengan pendek motif garis-garis warna kombinasi biru-hitam-putih.

Sementara mulutnya ditutup pakai lakban warna hitam. Demikian juga kaki dan tangan. Selain dilakban juga diikat dengan tali warna putih.

Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik tegalan, Suradi (70), warga Dukuh Purwodadi RT 8, Desa Kedawung, Jumat (4/8/2017) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu Suradi pergi ke tegalan (TKP) hendak bersih-bersih. Wardoyo