JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Tewaskan 3 Junior, 6 Panitia Diksar Maut UII Hanya Tertunduk Saat...

Tewaskan 3 Junior, 6 Panitia Diksar Maut UII Hanya Tertunduk Saat Diserahkan Ke Jaksa

133
BAGIKAN
TERSANGKA JILID II—Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak menggelar rilis penyerahan tahap dua enam tersangka baru jilid II kasus diksar maut Mapala UII yang menewaskan tiga mahasiswa di Mapolres, Selasa (15/8). Foto : Wardoyo

KARANGANYAR– Setelah sempat dikembalikan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) ke Polres karena belum lengkap, berkas perkara kasus Diksar Maut Mapala UII Yogyakarta yang melibatkan enam tersangka jilid 2, akhirnya dinyatakan lengkap. Enam tersangka resmi diserahkan ke Kejari bersamaan dengan barang bukti baru yang disita kepolisian.

Penyerahan tahap kedua itu disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, di Mapolres, Selasa (15/8/2017). Kepada wartawan ia mengungkapkan ada lima tersangka baru yang kemarin diserahkan ke Kejari. Sedangkan satu-satunya tersangka wanita dalam kasus ini, belum ditahan karena alasan medis.

Lima tersangka yang diketahui sebagai panitia Diksar itu masing-masing TN, HS alias G, TAR, DK alias J, dan RF alias K. Sedang satu tersangka wanita yang tidak ditahan berinisial MAI. Keenamnya merupakan tersangka jilid 2 dari berkas perkara Diksar maut Mapala UII yang menewaskan tiga mahasiswa baru peserta Diksar medio Januari 2017 lalu itu.

“Karena berkas sudah dinyatakan lengkap atau P-21, hari ini (kemarin) kita lakukan tahap dua yaitu penyerahan enam tersangka dan barang bukti ke JPU. Sempat 2 kali dinyatakan P-19 untuk melengkapi untuk BB baru yang kita sita adalah terkait dengan barang-barang atau pakaian yang digunakan keenam tsk selama proses Diksar,” papar Kapolres.

Keenam tersangka itu bakal dijerat dengan pasal 170 ayat 2 ke 2 e dan ke 3 E atau 351 ayat 2 dan 3 KUHP atau pasal 55 ayat 1 ke 1 E KUHP. Ancaman hukumannya pasal 170 adalah maksimal 12 tahun sedangkan pasal 351 maksimal tujuh tahun.

Kapolres menguraikan keenam tersangka diketahui menjabat sebagai panitia yang melekat pada regu-regu yang dibentuk untuk peserta Diksar. Mereka juga bertindak sebagai staff yang terlibat baik dalam kapasitas regu maupun pada regu lain.

“Untuk peran mereka, masing-masing dalam kapasitas yang berbeda akan diuji di sidang pengadilan. Kita akan lihat pada persidangan kapasitas masing-masing, apakah luka ringan berat atau bagaimana,” jelasnya.

Perihal kemungkinan adanya tersangka baru, Kapolres menegaskan akan melihat bagaimana perkembangan fakta di muka persidangan yang tergali dari keenam tersangka. Apabila masih ditemukan ada tersangka baru, pihaknya siap untuk menindaklanjuti dengan jilid ketiga.

“Akan kami tuntaskan sesuai janji kami mengusut tuntas kasus ini,” tandasnya. Wardoyo