JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Tiga Hal yang Diharapkan Pemerintah Dari Jambore Nasional Gerakan Revolusi Mental

Tiga Hal yang Diharapkan Pemerintah Dari Jambore Nasional Gerakan Revolusi Mental

25
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
Siswa sekolah dasar mengibarkan bendera merah putih saat mengikuti kegiatan Pesta Bendera Merdeka 2017 di areal persawahan di Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, Selasa (15/8).

SOLO – Pemerintah Pusat mengharapkan peserta yang mengikuti Jambore Nasional Gerakan Revolusi Mental bisa ada perubahan dalam hal ini etos kerja, gotong-royong dan integritas.

Tiga hal itu diharapkan bisa menjadi pedoman di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara mulai dari level anak-anak sampai birokrat.

“Ini bisa dijadikan seperti role model. Perubahan revolusi mental itu arahannya, etos kerja, gotong-royong dan integritas,” terang Direktur Jenderal (Dirjend) Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mayjend (Purn) Soedarmo kepada wartawan usai rapat final Jambore Nasional Gerakan Revolusi Mental di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Rabu (23/8/2017).

Dalam gerakan revolusi mental itu dibagi lima gerakan, yakni Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu.

Nantinya itu gerakan itu akan dibahas oleh para peserta dalam rembug nasional ini dengan tema-tema yang terkait dengan gerakan tersebut, untuk tempat-tempatnya sudah disiapkan.

”Nanti akan ada rembug nasional dengan tema-tema sesuai gerakan revolusi mental. Itu pembicaranya bisa dari kementerian ataupun kepala daerah,” ungkapnya.

Lanjut dia, untuk persiapan sendiri sampai saat ini sudah 95 persen tinggal menunggu hari  pelaksanaan saja. Saat rapat tadi sudah disampaikan semua oleh masing-masing koordinator dari 13 rangkaian  sudah siap dan saat pelaksanaannya nanti tidak ada masalah.

“Alhamdulillah persiapan sudah 95 persen, lima persennya mesti ada nanti tinggal dibenahi saat gladi bersih. Tadi saya sudah menyampaikan dan mengecek di masing-masing koordinator, Kamis (24/8/2017) sore rencananya,” paparnya.