JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Toko Emas Ragil Sragen Dibobol Ibu dan Anak. Gondol Satu Toples Emas...

Toko Emas Ragil Sragen Dibobol Ibu dan Anak. Gondol Satu Toples Emas Senilai Ratusan Juta

8542
BAGIKAN
Kondisi Toko Emas Ragil Baru Sragen usai dibobol pelaku yang membawa kabur satu toples emas senilai ratusan juta Rabu (30/8/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Toko Emas Ragil Baru yang berlokasi di kios Pasar Kota dibobol komplotan pencuri Rabu (30/9/2017) pagi. Komplotan maling nekat mengambil ratusan perhiasan total seberat 2 kilogram dari toko emas terbesar di Sragen tersebut.

Komplotan pelaku yang aksinya terekam CCTV ini memilih beraksi pada pagi hari sekitar pukul 07.30 saat toko mulai buka. Dua pelaku pria dan wanita yang boncengan sepeda motor saling berbagi tugas. Satu pelaku pura-pura memilih perhiasan sambil memeceah konsentrasi pelayan toko, dan pelaku lain mengambili perhiasan.

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian terjadi tidak lama setelah toko dibuka. Salah satu karyawan terlihat sedang menata perhiasan di etalase. Saat itulah dua pelaku masuk ke toko dan pura-pura mau membeli perhiasan. Kebetulan saat itu baru ada satu pelayan toko yang terlihat, yakni Wiwik (30).

“Jadi saat itu saya sibuk melayani pembeli itu. Rupanya mereka komplotan yang memecah konsentrasi saya,” ujar Wiwik.

Setelah berkali-kali memilih perhiasan untuk mengelihkan perhatian pelayan, kedua pelaku yang sudah mengantongi perhiasan curian langsung kabur. Pelaku beralasan mau mengambil uang di ATM dulu untuk membayar.

Salah satu putra pemilik toko, Agus Budi Nurcahyo (42) mengaku sudah melaporkan kasus pencurian ini ke kepolisian setempat. Akibat pencurian ini, kerugian total ditaksir mencapai ratusan juta.

“Jadi yang dicuri perhiasan berupa cincin seberat 2 kilogram lebih. Kalau diuangkan lebih dari Rp 300 juta,” tandasnya.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sragen Kota AKP Suseno mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran komplotan tersebut. Pesawat CCTV yang merekam aksi pelaku sudah dipelajari.

“Mudah-mudahan secepatnya pelaku bisa ditangkap. Apalagi di CCTV jelas terlihat wajah pelaku,” tuturnya. Wardoyo