JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Uniknya “Klinik Pit” Gratis di Solo, Servis Sepeda Bayar dengan Barang Bekas

Uniknya “Klinik Pit” Gratis di Solo, Servis Sepeda Bayar dengan Barang Bekas

61
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
KLINIK PIT – Anggota komunitas sepeda memperbaiki sepeda milik warga saat digelar kegiatan Klinik Pit di jalan Slamet Riyadi, Surakarta, Minggu (20/8). Kegiatan tersebut digelar dengan cara menukarkan sampah dengan imbalan perbaikan sepeda gratis dengan tujuan untuk mengajak warga agar terbiasa hidup sehat.

Melayani masyarakat sekaligus mengedukasi terkait peduli lingkungan menjadi misi yang coba digaungkan sejumlah komunitas sepeda ini lewat Klinik Pit Gratisnya.

Ada pemandangan menarik di salah satu titik , di Car Free Day Solo Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di seberang Loji Gandrung, Minggu (20/8/2017).

Sejumlah komunitas sepeda tampak sibuk membenahi beberapa sepeda yang memerlukan sentuhan khusus, entah pada bagian rem, ban, hingga sadel sepeda. Sementara tak jauh dari mereka , teronggok koran dan buku bekas, botol-botol kosong, tas kresek dan masih banyak lainnya.

Ya, para komunitas itu sengaja membentuk sebuah layanan penyervisan sepeda dengan nama Klinik Pit Gratis. Uniknya, mereka memberikan jasa perbaikan sepeda masyarakat atau pengunjung CFD yang rusak atau bermasalah, namun tidak menuntut uang pembayaran sepersen pun.  Hanya saja, pengguna jasa mereka wajib menggantinya dengan membawa barang-barang bekas atau sampah seberat 10 gram.

Teknisnya, cukup sederhana, setelah  barang bekas diberikan kepada anggota komunitas tersebut, maka selanjutnya petugas-petugas yang sudah standby, akan bergegas melayani masyarakat yang punya masalah dengan sepedanya.

Pantauan Joglosemar, respons masyarakat  terhadap Klinik Pit Gratis tersebut ternyata cukup bagus. Banyak yang datang sambil membawa barang bekas untuk memperbaiki sepedanya.

“Tadi rantai sepeda saya agak kendor, tahu ada ini langsung datang. Kebetulan tidak jauh lokasinya,” ujar salah satu pengguna jasa perbaikan sepeda gratis, Mulyanto (54).

Menurutnya, kegiatan ini cukup bagus dan bermanfaat sekali bagi pengunjung CFD yang punya sepeda. Jika ada masalah bisa langsung datang ke tempat tersebut, dan tidak perlu membayar, karena hanya  cukup membawa barang-barang bekas saja. “Ini sangat bermanfaat sekali. Kalau bisa tidak hanya sekali saja tapi berkelanjutan,” sambungnya.

Sementara itu Koordinator pelaksana, Fuad Jamil mengatakan jika kegiatan ini mengajak masyarakat untuk bersepeda serta menciptakan budaya hidup sehat bagi masyarakat dengan bersepeda. “Masyarakat bisa datang ke sini untuk memperbaiki sepeda. Cuma bawa barang bekas, bisa kertas, plastik ataupun kardus,” terangnya.

Lanjut dia, kegiatan ini juga menjadi kampanye kepedulian lingkungan, dengan mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, atau bahkan justru memanfaatkannya.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh sejumlah komunitas sepeda di Kota Solo dan baru pertama kali digelar. Kita berkomitmen kegiatan ini akan terus digelar di CFD. Untuk target tidak banyak-banyak, paling tidak sekitar 20 unit sepeda diperbaiki,” ungkapnya.

Imbuh Fuad, dalam melayani masyarakat, masing-masing komunitas sepeda sudah memiliki mekanik tersendiri, sehingga mereka paham.

“Semua kerusakan kita tangani, asalkan tidak mengganti onderdil. Mekanik-mekaniknya sudah kita siapkan untuk memperbaiki,” pungkasnya.

Ari Welianto