JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Digasak Dump Truk, Pemotor Tewas Mengenaskan

Digasak Dump Truk, Pemotor Tewas Mengenaskan

254
BAGIKAN
Joglosemar | Wardoyo
OLAH TKP—Petugas Unit Laka Polres Sragen melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di jalur Gabugan-Sumberlawang antara dump truk yang menggilas pemotor hingga tewas, Selasa (17/10/2017).

SRAGEN—Kecelakaan maut yang melibatkan dump truk kembali terjadi di jalur Tanon-Sumberlawang, tepatnya di Dukuh Pilangsari, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Selasa (17/10/2017) pagi. Seorang pengendara motor tewas mengenaskan digasak dump truk pengangkut material galian C.

Korban tewas diketahui bernama Suwignyo (38), warga Kampung Domas RT 1, Kelurahan Kenteng, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Korban mengalami luka parah di kepala dan langsung tewas di tempat kejadian.

Sedangkan dump truk yang menewaskan korban, diketahui bernopol AD 1533 BN yang dikemudikan Suparmin (35), warga Dukuh Jirapan RT 9, Desa Jirapan, Kecamatan Masaran. Tragisnya, usai menabrak dan menggilas korban, sopir truk sempat berusaha kabur sebelum kemudian tertangkap setelah dikejar warga.

Dari keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, kejadian itu berawal saat Suwignyo yang mengendarai motor Honda Vario bernopol K 4195 GZ melaju dari arah barat atau arah Gabugan. Sedangkan dari arah berlawanan melaju dump truk bernopol AD 1533 BN yang dikemudikan Suparmin.

Saat mendekati lokasi kejadian, truk berserempetan dengan motor korban. Korban langsung terjatuh dan kepalanya terlindas truk yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Korban tewas seketika  dengan kondisi mengenaskan.

“Ada motor serempetan dengan truk, sepertinya memang kencang larinya. Tapi truknya tidak berhenti seperti mau melarikan diri. Kemudian saya berinisiatif mengejarnya,” kata Sunarto (45), warga Dukuh Pilangsari RT 1, Desa Bonagong, Kecamatan Tanon.

Sunarto menyampaikan, setelah berserempetan truk bukannya berhenti, tapi malah melarikan diri. Ia berinisiatif mengejar truk tersebut dan mengadangnya. Semula sopir truk, Suparmin tidak mengakui kalau telah menabrak korban. “Tapi setelah saya melapor ke polisi sopir tersebut akhirnya mengakui. Dan mobil truk dibawa ke lokasi kejadian,” ujar Sunarto.

Petugas Satlantas Polres Sragen juga mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Sedangkan korban sendiri dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi melalui Koordinator Sukarelawan, Endro menyampaikan, korban tewas seketika dengan muka hancur, bibir robek, leher patah, perdarahan hidung dan telinga kanan, patah tangan bagian tulang pundak sampai kerongkongan kanan.

Sementara, Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, timnya langsung melakukan olah TKP dan mengamankan dump truk serta memeriksa sopir yang sempat berusaha kabur tersebut. # Wardoyo