JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Enaknya, di Sragen, 100 Babinkamtibmas Polres Antar SIM ke Warga

Enaknya, di Sragen, 100 Babinkamtibmas Polres Antar SIM ke Warga

316
BAGIKAN
Joglosemar | Wardoyo
ANTAR SIM—Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melepas 100 Babinkamtibmas yang diterjunkan untuk mengantarkan SIM ke rumah-rumah warga, Rabu (18/10/2017).

Menumpuknya Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mencapai 10.000 keping gara-gara kekosongan blangko yang terjadi beberapa bulan, akhirnya sudah bisa teratasi dengan droping blangko dari Polri. Sebagai pengganti, masyarakat yang sudah lama menanti sekaligus inovasi pelayanan, Polres Sragen punya cara unik yakni rela mengantarkan SIM yang sudah jadi ke alamat pemohonnya.

Inovasi pelayanan lewat SIM Delivery (pengiriman SIM) itu resmi dilaunching di Polres Sragen oleh Kapolres AKBP Arif Budiman, Rabu (18/10). Sebanyak 100 Babinkamtibmas yang tersebar di 20 kecamatan dihadirkan berikut dengan kendaraan operasional yang akan mereka gunakan untuk mengantarkan SIM ke rumah warga.

“Babinkamtibmas adalah garda pelayanan terdepan dari Polri. Karena itu kami berharap tugas mengantar SIM ke warga ini bisa berjalan dengan baik. Ini sebagai upaya kita memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ungkap Kapolres saat memberikan arahan di hadapan ratusan petugas Babinkamtibmas tersebut.

Selanjutnya, 100 polisi tersebut diberangkatkan dengan dilepas khusus oleh Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Danu Pamungkas Totok dan jajaran perwira lainnya. Masing-masing mereka dibekali dengan SIM milik warga di wilayahnya yang sudah jadi tapi belum diambil.

Menurut Kapolres, program SIM Delivery digagas sebagai bagian untuk mewujudkan program polisi sebagai promotor dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Pelibatan Babinkamtibmas dikarenakan mereka selama ini lebih dekat dengan wilayah desa, sehingga lebih efektif dan bisa membantu masyarakat tanpa perlu datang ke Polres mengambil SIM-nya. SIM yang sudah jadi harus diantar ke rumah pemilik SIM.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti mengatakan, program antar SIM itu dilakukan lantaran masih ada ribuan SIM yang menumpuk dan belum diambil. Penyebabnya karena pemohonnya mungkin ke luar kota, belum mengetahui, atau belum sempat mengambil.

Namun ia menegaskan bahwa pengiriman SIM ke alamat rumah pemohon itu dipastikan gratis tanpa dipungut biaya. Masyarakat bisa melapor jika dimintai biaya oleh Babinkamtibmas yang mengantar. “Gratis tidak ada biaya. Kita antar sampai ke rumah,” tukasnya.

Baur SIM, Aiptu Sugeng Budi Haryono menambahkan, program antar SIM sampai ke rumah lewat Babinkamtibmas memang bagian dari optimalisasi layanan ke masyarakat. Meski sudah disosialisasikan untuk mengambil, faktanya masih ada ribuan SIM yang belum diambil dan menumpuk di Kantor Pelayanan SIM.

Dengan program antar ke rumah, diharapkan juga menekan risiko hilangnya SIM yang sudah tercetak atau ketlisut karena tidak segera diambil. Ia menyampaikan, setiap hari ada 300 keping SIM yang diantar oleh 100-an Babinkamtibmas itu. Sehingga dengan tumpukan sekitar 10.000, diharapkan bisa segera tersampaikan ke pemiliknya setidaknya dalam waktu dua pekan ke depan. # Wardoyo