JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Kirab Gunungan Apem Diharapkan Bisa Tarik Wisatawan

Kirab Gunungan Apem Diharapkan Bisa Tarik Wisatawan

22
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
KIRAB APEM SEWU—Warga membawa gunungan berisi apem saat mengikuti Kirab budaya dan Grebeg Apem Sewu di jalan Juanda, Surakarta, Minggu (12/11/2017)

Grebeg Budaya Apem Sewu semakin menyedot perhatian ribuan masyarakat untuk mengikuti festival budaya ini. Pasalnya, sejak sore masyarakat sudah memadati tempat digelarnya Grebeg Budaya Apem Sewu di Tempuran, Beton, Kelurahan Sewu, Minggu (12/11/2017).

Sebelumnya diadakan kirab budaya yang diikuti 41 kelompok yang terdiri dari Sibat, Pokdarwis, LPMK Sewu, Solo Batik Carnival (SBC), Reog, Barongsai, dan sembilan RW yang ada di Kelurahan Sewu. Beragam Gunungan Apem kreasi warga idiarak sejauh kurang lebih 2 kilometer. Rute yang dilalui Simpang Empat Jalan RE Martadinata ke barat menuju SMA 3 lalu berbelok ke Jalan Ir. Juanda menuju Jalan Beton.

Sesampainya di garis akhir, peserta kirab yang membawa gunungan apem sudah disambut masyarakat yang antusias menunggu mereka. Ribuan apem yang tertata rapi bersama sejumlah sayur mayur dan buah-buahan itu pun dibawa menuju Tempuran. Setelah didoakan, ribuan apem langsung ludes diserbu oleh ratusan warga yang sudah menunggu di sana.

Salah satu warga Pucangsawit, Deddy (44) mengaku antusias mengikuti Grebeg Apem ini, dirinya pun mengajak kedua anaknya untuk melihat kemeriahan festival budaya di Kelurahan Sewu ini.

“Ini kan tradisi turun temurun yang harus dipertahankan, karena kue apem ini kan kue asli Solo. Tentu sangat senang ketika mengikuti event ini karena setiap tahun meriah, ya berharap tahun depan lebih meriah dan seru lagi,” ungkap Deddy.

Suasana semakin meriah ketika bintang tamu, Owah Gerr Band memulai penampilannya. Band yang terkenal dengan candaannya itu menjadi penghibur bagi masyarakat pada sore itu. Event budaya yang ke-12 kali ini menelan anggaran sebesar Rp 100 juta.

“Saya selalu melihat pelaksanaan Kirab Budaya Apem ini, dan ternyata senantiasa mengalami peningkatan kualitasnya. Saya berharap ke depan akan semakin kuat penyelenggaraan ini dan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Basuki Anggoro Hexa.

Sementara itu, Ketua Panitia Grebeg Apem Sewu, Hadi Sutrisno mengungkapkan peserta kirab tahun ini 90 persen berasal dari warga Sewu. Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan Sewu bisa menjadi kampung wisata.

“Untuk kali ini kita berdayakan semua masyarakat Kampung Sewu. Kita berharap bagaimana apem sewu ini bisa jadi milik masyarakat Kampung Sewu. Bukan hanya panitia saja yang terlibat tapi masyarakat, kami ajak supaya mereka punya tanggung jawab meramaikan,” tukas Hadi.

#Rekarinta Vintoko