JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Ada 3 Polisi Ditlantas Ditangkap Pungli Saat Operasi Zebra, Kapolres Sragen...

Ada 3 Polisi Ditlantas Ditangkap Pungli Saat Operasi Zebra, Kapolres Sragen Imbau Personel Taati Aturan Saat Operasi

584
BAGIKAN
OPERASI ZEBRA- Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti saat memimpin operasi Zebra Candi di jalur Sragen Kota, Kamis (9/11/2017).Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman menekankan kepada semua personel pelaksana Operasi Zebra Candi 2017 untuk melaksanakan operasi sesuai aturan dan bertindak humanis di lapangan. Hal itu disampaikan untuk menghindari hal-hal tak diinginkan termasuk perilaku pungutan liar (Pungli) yang menimpa tiga personel Ditlantas Polda di Jakarta yang belakangan menjadi sorotan publik.

“DI sisa waktu Operasi Zebra Candi ini, kami memang sangat berharap petugas bisa menaati aturan dan melaksanakan operasi sesuai dengan petunjuk. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”
paparnya kepada Joglosemar, Kamis (9/11/2017).

Kapolres juga meminta semua personel yang menggelar operasi hingga 14 November itu, diharapkan bisa berperilaku humanis, berbicara santun baik dalam menghentikan, menyapa hingga memberikan penindakan kepada pengendara.

Pasalnya hakekat utama dari operasi itu sebenarnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membudayakan tertib berlalu lintas dan menciptakan Kamseltibcarlantas. Karenanya, dengan sikap humanis, diharapkan bisa menggugah masyarakat untuk secara sadar membiasakan dan membudayakan ketertiban di jalan raya.

Sementara, Kasatlantas AKP Dwi Erna Rustanti menguraikan hingga kemarin total sudah ada 1.767 pengendara yang ditilang sejak operasi digelar 1 November silam. Pelanggaran itu didominasi melawan arus mencapai 421 pelanggaran.

“Mereka ditilang lakukan pelanggaran, karena saat diperiksa tidak bisa
menunjukkan kelengkapan surat berkendara, juga ada yang ditilang karena atau tidak menyalakan lampu di siang hari (light on),” ujarnya AKP Dwi Erna.

Dikatakan AKP Dwi Erna, razia yang dilakukan di titik daerah yang dinilai rawan kecelakaan dan kemacetan. Selain itu, kendaraan yang dipreteli maupun rubah bentuk langsung disita. Begitu juga dengan knalpot brong juga disita. Diketahui operasi zebra candi serentak
dilakukan di wilayah Polda Jateng mulai 1-14 November 2017.(Wardoyo)