JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Angin Dahsyat Terjang Desa Brangkal, Gemolong. Ini Daftar Puluhan Rumah dan...

Angin Dahsyat Terjang Desa Brangkal, Gemolong. Ini Daftar Puluhan Rumah dan Sekolah Yang Rusak

312
BAGIKAN
EVAKUASI KERUSAKAN- Tim Satgas BPBD Sragen dan sukarelawan PMI bersama warga saat melakukan evakuasi kerusakan di lokasi musibah puting beliung di Desa Brangkal, Gemolong, Selasa (14/11/2017) petang. Foto PMI Sragen

SRAGEN– Musibah angin puting beliung menerjang Dukuh Brangkal, Desa Brangkal, Kecamatan Gemolong, Selasa (14/11/2017) petang. Sedikitnya 27 rumah milik warga di dua RT di Desa itu rusak ringan akibat diterjang angin berkecepatan tinggi tersebut.

Tidak hanya itu, terjangan angin juga membuat satu SD negeri di wilayah setempat juga mengalami rusak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Informasi yang dihimpun Joglosemar, musibah angin terjadi pukul 15.45 WIB. Menurut keterangan warga setempat, angin menerjang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah itu.

Di tengah hujan deras, angin puting beliung menerjang wilayah itu dan merusak rumah-rumah yang ada di Dukuh Garas Tengah RT 10 dan Dukuh Brangkal RT 6 Desa Brangkal.

PUTING BELIUNG- kondisi pohon yang tumbang akibat diterjang musibah puting beliung di Desa Brangkal, Gemolong, Selasa (14/11/2017) petang. Foto BPBD Sragen

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi melalui Koordinator Sukarelawan, Endro menyampaikan dari hasil pendataan di lapangan, rumah yang rusak itu tersebar di dua dukuh.

Di Dukuh Brangkal RT 6, ada sembilan rumah yang rusak. Diantaranya rumah Kliwon(63), Didik (34), Yusron (33), Santi (35), Wahono (48), Setu (73) dan Irma (33) serta dua rumah lainnya.

Kerusakan paling banyak terjadi di Dukuh Garas Tengah RT 10. Di lokasi ini ada 19 rumah yang juga mengalami rusak ringan. Selain itu,ada satu SDN Brangkal 1, yang juga mengalami kerusakan.

“Kerusakannya semua masih dalam taraf ringan. Mayoritas genting-genting rumahnya kabur diterjang angin, ” paparnya Selasa (14/11/2017) malam.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Dwi Sigit Kartanto menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Menurutnya rata-rata memang hanya mengalami kerusakan ringan yakni genting dan atapnya rusak.

“Saat kejadian, listrik di lokasi memang padam dan langsung kita laporkan ke PLN Sumberlawang. Untuk kegiatan pembenahan kerusakan dilanjutkan besok pagi karena kondisi hujan dan lampu padam,” jelasnya. (Wardoyo)