JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Detik-detik Angin Dahsyat Terjang Peternakan di Karanganyar. Dua Kandang Hancur, ...

Detik-detik Angin Dahsyat Terjang Peternakan di Karanganyar. Dua Kandang Hancur, 6.000 Ayam Mati Tertimpa

129
BAGIKAN
LULUH LANTAK- Warga dan aparat saat berusaha membantu evakuasi puing reruntuhan dua kandang peternakan ayam di DUkuh Mundu, Selokaton,Gondangrejo yang hancur diterjang angin puting beliung, Minggu (12/11/2017). Joglosemar/Wardoyo

KARANGANYAR– Musibah angin puting beliung menghancurkan dua kandang di sebuah peternakan ayam milik Muri Pupon (58), warga Dukuh Mundu RT 1/6, Desa Selokaton, Gondangrejo, Sabtu (11/11/2017) petang.

Selain kandang hancur lebur rata dengan tanah, sedikitnya 6.000 ekor ayam broiler siap panen di dalam kandang mati semua. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian
material akibat hancurnya kandang dan seisi ayam di dalamnya itu, mencapai Rp 400 juta.

Informasi yang dihimpun di lapangan, angin puting beliung itu menerjang sekitar pukul 15.00 WIB. Salah satu warga Subagyo mengungkapkan terjangan angin datang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur. Angin berkecepatan tinggi itu kemudian mengempas dua kandang peternakan ayam pedaging milik Pupon yang berlokasi di tengah persawahan Dukuh Mundu tersebut.

“Tidak ada yang bisa diselamatkan. Dua kandang rata dengan tanah,” paparnya Minggu (12/11/2017).

Kades Selokaton, Sutarman membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya kondisi kandang tersebut memang sudah cukup lama yakni berusia sekitar tujuh tahun. Sehingga ketika diterjang angin kencang, kandang tak lagi bisa bertahan.

“Dari hasil pengecekan tadi, ada 6.000 ayam yang mati dan kerugian materialnya diperkirakan sekitar Rp 400 juta. Tapi nggak ada rumah warga yang kena. Hanya kandang itu tok karena lokasinya memang di tengah persawahan,” terangnya.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto melalui Kapolsek Gondangrejo, AKP Sugeng Dwiyanto menyampaikan hancurnya kandang peternakan itu memang akibat diterjang angin puting beliung yang menerjang bersamaam hujan deras.

Berdasarkan pendataannya di lapangan, dua kandang yang hancur itu berukuran luas 1.050 meter persegi dengan isi 10.000 ekor ayam broiler.

”Jumlah ayam yang mati ada sekitar 6.000 ekor. Warga dibantu dengan aparat sudah berinisiatif melakukan evakuasi reruntungan puing,” terangnya. (Wardoyo)