JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Gara-gara Nggak Hati-Hati Bermotor, Pelajar di Gemolong Harus Kehilangan Jempolnya..

Gara-gara Nggak Hati-Hati Bermotor, Pelajar di Gemolong Harus Kehilangan Jempolnya..

606
BAGIKAN
ilustrasi kecelakaan Sragen

SRAGEN– Kecelakaan antara dua pengendara sepeda motor terjadi di Perempatan SDN Gemolong 3 tepatnya di Gandurejo RT 5 B/3, Gemolong, Sragen, dua hari lalu. Akibat kejadian itu, seorang pelajar kehilangan jempol tangannya sedang lawan tabrakannya mengalami sobek siku tangan.

Informasi yang dihimpun di Mapolres, kecelakaan itu terjadi pukul 11.15 WIB. Melibatkan pengendara Honda Supra 125 AD 5311 AFE, Sriyono (35), warga Koangrejo RT 5, Gemolong, Sragen dengan seorang pelajar Ikwan Fitriadi (15), asal Dukuh Gedangan RT 9, Gemolong yang mengendarai Honda Tiger AD 4872 SY.

Berdasarkan laporan penyidik laka Satlantas, kecelakaan bermula ketika pengendara Honda Supra melaju dari arah selatan hendak menyeberang ke utara. Sementara saat bersamaan, Ikwan yang masih di bawah umur melaju dari arah barat.

Entah karena terlalu kencang atau kurang memperhatikan situasi, pelajar SMP itu gagal mengendalikan sepeda motornya saat sampai di lokasi kejadian. Karena jarak terlalu dekat, sepeda motornya tak bisa menghindari tabrakan dengan motor Sriyono yang hendak menyeberang.

Benturan keras membuat keduanya terjatuh di badan jalan. Akibat kejadian itu, Sriyono mengalami luka pada siku tangan kanannya sobek, punggung kanan nyeri. Sedangkan Ikwan mengalami patah jempol tangan kanannya.

Kapolres Sragen, AKBP Arif BUdiman melalui Kasubag Humas AKP Saptiwimembenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh penyidik. Tidak ada korban jiwa, kedua korban mengalami luka.

”Barang bukti yang diamankan adalah dua sepeda motor yang terlibat berikut dengan STNK-nya,” paparnya. Wardoyo