JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Kisah Tragis Gadis Asal Gondang, Sragen. Sudah Ditiduri, Motornya Pun Dibawa...

Kisah Tragis Gadis Asal Gondang, Sragen. Sudah Ditiduri, Motornya Pun Dibawa Lari Kenalan di FB

4766
BAGIKAN
ilustrasi

SRAGEN– Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ungkapan itu agaknya klop dengan nasib yang dialami oleh END (37), warga Dukuh Kedungrancang RT 15, Desa Wonotolo, Gondang.

Gara-gara tergiur rayuan manis pemuda kenalan barunya, perempuan muda itu harus kehilangan segala-galanya. Tak hanya sudah ditiduri, ia juga harus merelakan sepeda motornya digondol oleh kenalan barunya yang mengaku bernama Geovani alias Londo (36) asal Solo itu.

Aksi penipuan luar dalam itu terungkap ketika korban melaporkan apa yang dialaminya ke Polres, Rabu (22/11). Di hadapan petugas, ia melaporkan kejadian itu bermula ketika beberapa hari lalu, korban diajak berkenalan via FB oleh pelaku.

Rupanya, korban yang masih sendirian itu, memendam rasa terhadap pelaku yang memajang foto agak menarik. Gayung bersambut, keduanya kemudian melanjutkan perkenalan lewat dunia maya.

Pelaku yang mengaku bekerja sebagai mekanik di Solo kemudian melancarkan jurus tipunya. Ia mengajak korban untuk bertemu darat. Setelah saling janjian, akhirnya keduanya sepakat untuk bertemu di Hotel Martonegaran I Sragen.
Korban yang sudah dimabuk cinta menemui pelaku dan keduanya menginap di dalam hotel. Keesokan harinya, Rabu (22/11) sekira pukul 09.00 WIB, pelaku berpura-pura hendak membeli rokok dan meminta ijin meminjam sepeda motor korban.

Korban yang sudah tergiur dijanjikan hendak dipacari, akhirnya menyerahkan sepeda motor Honda Beat AD 5854 BE miliknya kepada pelaku.

Ternyata itu hanyalah trik pelaku untuk memperdaya korban. Setelah mendapat kontak motor, pelaku langsung menggondol kabur sepeda motor tanpa kembali lagi. Korban baru curiga setelah hingga siang hari, pelaku tak kunjung kembali. Nomor HPnya juga tak lagi bisa dihubungi.

Merasa sudah ditipu luar dalam, korban akhirnya nekat melaporkan kasus itu ke Polres. Dalam keterangannya, korban melaporkan kerugian sebesar Rp 15 juta.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP saptiwi mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya saat ini kasus itu masih dalam penyelidikan. (Wardoyo)