JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Kurangi Efek Pemanasan Global, Ribuan Bibit Pohon Ditanam Serentak di 12 Kecamatan...

    Kurangi Efek Pemanasan Global, Ribuan Bibit Pohon Ditanam Serentak di 12 Kecamatan di Wonogiri

    17
    BAGIKAN
    Dok Kodim 0726 Sukoharjo
    TANAM POHON—Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Taufi k Widiantoro bersama kepolisian, veteran, tokoh agama dan masyarakat menanam bibit pohon di lingkungan Ponpes Darul Hijroh, Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto, Senin (13/11/2017).

    SUKOHARJO– Keluaga besar Kodim 0726 Sukoharjo menginisiasi penanaman ribuan bibit aneka jenis pohon, Senin (13/11/2017). Penanaman bibit pohon dilakukan serentak di 12 kecamatan yang ada di Sukoharjo.

    Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Taufan Widiantoro mengatakan, penanaman bibit pohon atau penghijauan dilakukan bersama veteran. Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2017.

    Penanaman bibit pohon dilaksanakan serentak di 12 kecamatan se-Sukoharjo. Panitia kegiatan setiap kecamatan adalah Koramil setempat dengan menggandeng kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, sekolah, veteran, dunia usaha, maupun elemen masyarakat lainnya.

    “Melalui kegiatan penghijauan kita berusaha mewujudkan gerakan Indonesia menanam pohon dalam rangka menjaga dan melestarikan lingkungan hidup serta mengurangi pemanasan global,” jelas Dandim di sela penanaman bibit pohon di Ponpes Darul Hijroh, Desa Rejosari, Kecamatan Polokarto.

    Total bibit pohon yang ditanam lebih dari 5.000 batang. Terdiri dari aneka jenis pohon, seperti klengkeng, mangga, matoa, hingga tomat dan cabai.

    Pimpinan Ponpes Darul Hijroh, Ustadz Kusnandar berujar, peringatan Hari Pahlawan adalah hari momentum paling baik untuk menyatukan persepsi. Sehingga dapat menyatukan semua pihak dan menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi.

    “Semoga hasil dari penghijauan ini bisa bermanfaat tidak hanya buat kita tapi juga buat makhluk Allah yang lain,” ujar dia.

    Kegiatan serupa digelar di masjid Ar Rihman, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol. Tokoh masyarakat Grogol, KH Abdul Basyir menyebutkan, tanaman dan pohon buah ini akan dijaga dan dirawat sebagai resapan bagi lingkungan sekitar. # Aris Arianto