JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Pencairan Kenaikan Tunjangan DPRD Masih Tunggu Appraisal dan Perbup

Pencairan Kenaikan Tunjangan DPRD Masih Tunggu Appraisal dan Perbup

26
BAGIKAN
Ilustrasi

KARANGANYAR– Harapan legislator di Karanganyar untuk segera menikmati kenaikan tunjangan penyesuaian PP No.18/2017 kembali tertunda. Pasalnya, pencairan kenaikan sejumlah tunjangan yang disebut-sebut mencapai dua kali lipat itu masih harus menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) bupati dan peraturan bupati (Perbup).

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, akhir pekan lalu. Kepada wartawan, ia mengungkapkan hingga kini, kenaikan sejumlah tunjangan untuk anggota DPRD memang belum diterima. Pasalnya, hal itu masih menunggu perhitungan atau appraisal besaran tunjangan yang akan dikukuhkan melalui SK Bupati.

Selain itu, menurutnya, pencairan tunjangan juga baru bisa dilakukan setelah Perbup yang mengatur Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan
dan Anggota DPRD, disahkan. Sementara, saat ini appraisal maupun Perbup masih dalam proses.

“Belum bisa cair karena masih nunggu appraisal dan SK Bupati. Apraisal itu yang menentukan bupati. Masih nunggu Perbup juga,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan Perda yang mengatur soal itu memang sudah digedok pada Agustus 2017 lalu. Sehingga tunjangan semestinyamemang sudah berlaku terhitung mulai bulan Agustus.

Meski demikian, karena Perbup belum diterbitkan, nantinya kenaikan tunjangan akan diberikan secara rapelan terhitung sejak Agustus 2017.

Soal perkiraan besarnya kenaikan tunjangan, ia mengaku belum bisa menaksir.

Sumanto hanya memastikan yang bakal naik signifikan adalah tunjangan untuk anggota DPRD. Sedangkan untuk unsur pimpinan justru relatif stabil karena tidak mendapat tunjangan transportasi yang nominalnya bisa mencapai Rp 10 juta per anggota.

“Kalau pimpinan hanya tunjangan komunikasi tok. Yang tinggi malah anggota karena dapat tunjangan komunikasi, perumahan dan transportasi. Untuk semua mobil dinas (Mobdin) dari anggota yang mendapat, sudah dikembalikan,” tandasnya. (Wardoyo)