JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Setya Novanto Berkasus, Begini Nasib Bupati Juliyatmono Jelang Pilkada Karanganyar

Setya Novanto Berkasus, Begini Nasib Bupati Juliyatmono Jelang Pilkada Karanganyar

284
BAGIKAN
Setya Novanto

KARANGANYAR– Kasus hukum dan penetapan tersangka yang menjerat Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) dalam pusaran kasus korupsi megaproyek E-KTP, diyakini tidak akan berpengaruh terhadap kelangsungan rekomendasi untuk kandidat Golkar di Pilkada serentak 2018. Termasuk untuk kandidat di Pilkada Karanganyar dinilai tidak akan terpengaruh oleh kasus yang menjerat petinggi Golkar tersebut.

Penegasan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (17/11/2017). Yuli yang saat ini menjabat sebagai bupati dan menjadi kandidat terkuat di Pilkada Karanganyar 27 Juni 2018 mendatang itu mengatakan apa yang menimpa Ketum Partai Golkar, Setnov, saat ini, tidak akan berdampak terhadap rekomendasi ke Pilkada.

Meski tidak secara vulgar, orang nomor satu di jajaran Golkar Karanganyar itu menyebut bahwa status tersangka dan rencana penahanan Setnov oleh KPK, sama sekali tak akan berpengaruh terhadap penerbitan rekomendasi ke Pilkada.

“Setiap organisasi itu kan ada mekanismenya. Nggak ada itu (pengaruhnya ke rekomendasi). Tetap jalan,” paparnya saat berbincang dengan wartawan perihal persiapan HUT ke-100, kemarin.

Terkait nasib rekomendasi, Yuli secara tersirat tetap optimis tidak ada masalah terkait penerbitan rekomendasinya menuju Pilkada. Namun saat disinggung perihal surat rekomendasi yang oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jateng sempat disampaikan sudah turun beberapa waktu lalu, ia hanya tersenyum dan enggan menjawab.

Pun saat ditanya perihal kabar yang berembus bahwa rekomendasi Golkar disebut-sebut hanya mencantumkan nama Juliyatmono saja, ia juga enggan menanggapi. Yuli pun berusaha mengalihkan pertanyaan dengan bercerita hal di luar Pilkada.

“Itu kan hanya katanya katanya,” tukasnya sembari berkelakar.

Penetapan tersangka untuk kali kedua yang diikuti rencana penangkapan paksa Setnov oleh KPK memang dikhawatirkan bakal berimbas terhadap proses persiapan kandidat Golkar yang akan maju ke Pilkada. Sebab selama ini, rekomendasi untuk kandidat yang akan maju ke Pilkada, biasanya diterbitkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum. (Wardoyo)