JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Sanksi Pemecatan Menanti Anggota TNI Terlibat Narkoba

Sanksi Pemecatan Menanti Anggota TNI Terlibat Narkoba

297
BAGIKAN
Joglosemar | Triawati Prihatsari Purwanto
TES URINE – Petugas mengambil sampel urine anggota Korem 074/Warastratama Surakarta, Senin (11/12).

SOLO – Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta menegaskan penerapan sanksi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Sesuai aturan, prajurit TNI yang terlibat penyalahgunaan narkoba akan langsung dipecat.

Komandan Korem Warastratama 074/Surakarta, Kolonel Widi Prasetijono mengakui, salah satu anggota jajarannya telah terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Anggota Kodim 035/Surakarta tersebut saat ini tengah menyelesaikan proses penerapan sanksinya.

“Statusnya dia itu desersi, sudah lama kabur dan beberapa bulan lalu tertangkap. Setelah diungkap ada bukti dia menggunakan narkoba jenis sabu. Untuk tentara hanya satu, penyalahgunaan narkoba harus dipecat,” ujarnya, Senin (11/12).

Diimbuhkan Kepala Penerangan Korem 074/Warastratama (Kapenrem), Kapten Inf Alfian Yudha, anggota TNI dibawah Korem 074/Warastratama secara rutin melakukan tes urine.

“Seperti kali ini, secara acak ditunjuk 20 anggota perwakilan untuk dilakukan tes urin. Tes urine tidak ada persiapan dan langsung ditunjuk. Tes ini dilakukan rutin berlaku untuk semua anggota mulai dari perwira, bintara dan tamtama,” imbuhnya.

Menurut Alfian, tes urine dilakukan secara rutin untuk melaksanakan komando dari pemimpin. “Pengecekam sifatnya acak, yang melakukan pengecekan langsung dari Denpom, bidang kesehatan atau dokter militer. Jadi hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” paparnya.

Jika ditemukan hasil positif pada pengecekan narkoba pada para jajaran Korem 074/Warastratama, sanksi tegas akan langsung diterapkan.

“Jika didapati hasil positif akan langsung diproses, ditetapkan sesuai sanksi. Seperti salah satu rekan kami, statusnya sudah lama kabur sekitar satu tahun lebih. Biasanya di pengadilan militer diproses untuk pemecatan, selain desersi, ditambah dengan penyalahgunaan narkoba, akan mendapatkan hukuman lebih,” tukasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto