JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Solo Darurat Narkoba : Setelah Jalan Setiabudi Solo, BNN Geledah 2 Rumah...

Solo Darurat Narkoba : Setelah Jalan Setiabudi Solo, BNN Geledah 2 Rumah di Sukoharjo

293
BAGIKAN
RUMAH KONTRAKAN-Warga melihat dari dekat rumah kontrakan yang digeledah BNN, Minggu (3/12/2017)

SUKOHARJO – Setelah melakukan penggeledahan rumah di jalan setiabudi no.66 gilingan, banjarsari, Surakarta Badan Narkotika Nasional (BNN) menggeledah dua rumah terduga kasus narkoba di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Minggu (3/12/2017).

Rumah pertama berada gang Gelatik Raya, RT 4 RW 7, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol. Rumah kedua di Dukuh Bangunsari, Kelurahan Gayam, Sukoharjo.

Informasi yang berhasil dihimpun, rumah yang digeledah kali pertama dikontrak oleh Wildan bersama adiknya. Sebelum melakukan penggeledahan, BNN sempat berkomunikasi dengan ketua RT dan sekuriti di dalam kompleks perumahan tersebut.

“Tadi sebelum melakukan penggeledahan, dari BNN koordinasi dengan kami (sekuriti) dan ketua RT,” papar sekuriti perumahan, Mul.

Menurut Mul, penggeledahan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB pukul 10.30 WIB. Dari dalam rumah BNN membawa barang bukti yang telah di masukkan ke dalam 10 kardus yang telah dibungkus plastik hitam, serta 5 kaleng ukuran besar.

Sementara, Ketua RT 4 RW 7, Santosa, menuturkan, Wildan mengontrak rumah selama 3 tahun. Warga sekitar mengenal wildan mempunyai usaha percetakan di sekitar solo.

“Orangnya memang jarang berkomunikasi, biasanya pulang malam. Warga sekitar hanya mengetahui kalau Wildan mempunyai usaha percetakan di Solo,” kata dia.

Setelah menggeledah sebuah rumah di Langenharjo, Grogol, BNN berhasil menggeledah rumah kontrakan di Kampung Bangunsari, Kelurahan Gayam. Ada dugaan kuat rumah dijadikan gudang penyimpanan pil PCC.

Sekretaris RT, Priyono, menuturkan, diminta petugas BNN untuk menyaksikan proses penggeledahan di dalam rumah tersebut, sekitar pukul 12.30 WIB. Bersama dengan petugas, dia melihat dua orang juga diajak ke kontrakan untuk menunjukkan barang bukti.

“Saya tidak tahu siapa yang mengontrak disini, karena tidak pernah ada pemberitahuan. Karena gerbang rumah dalam keadaan terkunci, petugas BNN membuka menggunakan linggis. Setelah itu dua pelaku yang katanya dibawa dari Solo disuruh masuk dan menunjukkan lokasi pil PCC yang disimpan dalam rumah,” ungkap dia.

# Aris Arianto