Manfaat Temulawak Untuk Lambung Sebagai Pelancar Pencernaan Setiap Harinya

438

Lambung menjadi salah satu organ vital tubuh untuk dapat beraktivitas sehari hari. Perannya sebagai organ pencernaan pun tak lepas dari risiko serangan bakteri dan penyakit. Pasalnya, lambung akan mengolah segala jenis makanan dan minuman yang Anda santap. Agar tidak mudah sakit, ternyata terdapat manfaat temulawak untuk lambung yang wajib Anda ketahui.

Kandungan Kimia Yang Dimiliki Temulawak

Temulawak
manfaat temulawak

Pada umumnya, minuman rimpang dengan bahan temulawak akan digabung dengan kunyit. Hal ini karena kedua material tersebut memiliki kandungan kurkumin atau kurkuma yang sangat tinggi. Tidak hanya itu, ada pula kemampuannya sebagai agen polifenol dan tanin yang dapat memberikan efek antioksidan pada sistem pencernaan dan lambung.
Tidak berhenti di situ saja, temulawak adalah tanaman herbal yang juga memiliki kandungan selulosa baik. Fungsinya dikaitkan dengan memperlancar proses pencernaan tubuh. Lebih dari itu, ada pula kandungan flavonoid, minyak atsiri, pati, dan mineral yang turut serta dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Manfaat temulawak untuk Lambung

  1. Mengurangi Penyakit Maag
    Penyakit maag adalah salah satu masalah pencernaan yang sering terjadi. Kondisi yang dikaitkan dengan aktivitas asam lambung berlebih ini dapat menurunkan nafsu makan dan kondisi tubuh. Padahal, fungsi lambung yang optimal dibutuhkan untuk memproses makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya. Karena itulah manfaat temulawak untuk lambung dibutuhkan.

    Jika dicermati dengan baik, asam lambung sendiri memiliki peran sebagai pembunuh bakteri yang terdapat pada makanan. Lambung pun bertugas sebagai tempat menyimpan makanan sebelum nantinya diteruskan ke organ pencernaan lainnya. Sayangnya, enzim pepsin, renin, dan HCL yang berlebih akan menyebabkan maag.
    Di sinilah manfaat temulawak mengambil alih. Kandungan kurkuminoid yang didapat dari temulawak dapat membantu melapisi dinding mukosa lambung. Di saat yang sama, perannya pun berkaitan dengan kemampuannya untuk menghilangkan dan menyembuhkan luka di lambung. Hal ini pun akan berpengaruh dengan penurunan HCL.

    Dalam kasus tertentu, efek dari temulawak sendiri juga hadir sebagai pencegah penyakit maag. Ekstrak kurkumin yang bisa didapat dari temulawak dan kunyit akan bertugas sebagai anti reseptor H2. Fungsi tersebut akan mencegah kenaikan asam lambung dan mencegah penyakit ulkus lambung. Umumnya hal ini bisa terjadi karena kadar histamin berlebih.
  2. Mengurangi Risiko Serangan GERD
    Manfaat temulawak untuk lambung tidak terlepas dari kemampuannya untuk mengontrol kandungan asam lambung. Masalah lambung seperti maag yang tidak kunjung diobati dapat menjadi lebih parah dan mengakibatkan GERD. GERD sendiri sebenarnya dapat terjadi karena adanya peradangan dan stres oksidatif yang terjadi pada organ pencernaan.

    Salah satu solusi untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi bahan yang bekerja sebagai antiinflamasi dan antioksidan. Beruntungnya, curcumin memiliki fungsi yang serupa. Kemampuannya sebagai anti peradangan kerap menjadi solusi untuk melindungi organ pencernaan dari zat iritan, terutama dengan kemampuannya untuk membuat lendir dinding lambung.

    Efek anti-inflamasi pun dikaitkan dengan kemampuan untuk mencegah peradangan pada esofagus atau kerongkongan. Kondisi ini adalah salah satu indikasi gejala asam lambung. Curcumin juga mampu mengontrol asam lambung dan empedu. Yang mana membuat asumsi akan manfaat temulawak untuk lambung disinyalir mampu mengurangi risiko GERD.

    Dari informasi tersebut, dapat dikatakan bahwa temulawak menjadi salah satu material yang berfungsi menjaga kesehatan lambung. Organ pencernaan ini sangat rentan dengan berbagai penyakit, seperti diare, maag, bahkan IBS. Karenanya, kandungan kurkumin yang melimpah menjadi solusi untuk menjaga fungsi pencernaan dan menghindari serangan penyakit.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.