Mengenal Lebih Dalam Kisah di Balik Keraton Jogja

634

Terdapat banyak destinasi wisata yang ada di tanah air. Salah satunya ialah di daerah Yogyakarta yang terkenal akan romantismenya. Selagi berkunjung ke kawasan ini, Anda dapat mencoba ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang telah begitu terkenal bagi untuk wisatawan lokal maupun mancanegara. Telah berdiri sejak beradab yang lalu, Keraton Jogja pun menyimpan kisah tersendiri di dalamnya. Simak penjelasan lebih lengkapnya disini.

Beragam Hal Mengenai Keraton Jogja dan Kisah di Baliknya

  1. Merupakan Penerus dari Kerajaan Mataram
    Terkenal sebagai cagar budaya, keraton sendiri merupakan kediaman resmi dari Sultan yang ada di Yogyakarta. Warisan tanah air tersebut merupakan penerus dari sebuah kerajaan Islam bernama Mataram. Kerajaan yang ada di abad ke-16 tersebut merupakan kerajaan terkuat dan terbesar di daerah Jawa pada kala itu. Sejarah lama dari pemimpin keraton ini juga banyak tertulis di karya lama berbentuk buku. Misalnya buku yang yang ditulis oleh A. Heuken SJ.
  2. Didirikan oleh Pangeran Mangkubumi
    Kisah lain yang tersimpan rapi berikutnya akan berkaitan dengan masa pendudukan VOC di era Hindia Belanda. Dimana salah satu tokoh yang terkenal di Keraton Jogja pada masanya adalah Pangeran Mangkubumi. Di tahun 1755, Pangeran Mangkubumi adalah raja pertama dari Yogyakarta. Pangeran Mangkubumi lalu diberi dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono 1. Dari situlah awal mula dari Kesultanan Yogyakarta sampai yang ada di era sekarang.
  3. Di Bawah Kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono 1
    Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, kisah ini berhubungan dengan Sultan Hamengku Buwono 1 yang terkenal akan karakter tegasnya. Hal ini terlihat dalam rangka mencegah pihak VOC dalam ikut campur ke dalam pemerintahannya. Dengan sifat tegas tersebutlah yang menjadikannya disegani oleh para kompeni Belanda. Peperangan untuk melawan Pangeran Mangkubumi juga dianggap sebagai peperangan yang berat bagi pihak VOC.
  4. Memiliki Pemimpin yang Mendukung Kemerdekaan Indonesia
    Pemimpin Keraton Jogja pada kala itu juga memiliki peran dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Dimana setelah proklamasi kemerdekaan tanah air, pemimpin keraton menyatakan dukungan kepada Republik Indonesia. Pada kala itu Sultan Hamengku Buwono IX mengeluarkan amanat khusus mengenai masalah posisi Yogyakarta. Dinyatakan bahwa Ngayogyakarta Hadiningrat ialah karajaan yang masuk ke dalam Daerah Istimewa Republik Indonesia.
    Pihak Sultan juga bertanggung jawab langsung dengan pihak presiden. Bahkan setelah peristiwa proklamasi, pihak kesultanan tetap memberikan banyak dukungan positif terhadap Republik Indonesia. Hal ini tertuang dalam banyak karya sastra berupa buku buku dengan unsur sejarah di dalamnya. Peran Sultan Hamengku Buwono IX juga terlihat mencolok dalam melakukan diplomasi kepada pihak dari Belanda. Dimana pada akhirnya membuat mereka hengkang dari bumi pertiwi.
  5. Menyimpan Banyak Pusaka Bersejarah
    Jika berkunjung ke tempat bersejarah berupa Keraton Jogja, Anda juga bisa menemui banyak pusaka bersejarah. Mulai dari perangkat gamelan sampai dengan kereta pusaka. Senjata layaknya keris dan tombak pun masih ada di dalam situs cagar budaya di daerah Yogyakarta tersebut. Tentu saja setiap warisan itu memiliki kisah tersendiri di baliknya dan harus senantiasa dijaga hingga generasi mendatang.
tari di kraton jogja
tari di kraton jogja

Terdapat banyak kisah menarik dari keberadaan keraton bersejarah ini. Mulai dari awal mula terbentuknya sampai dengan kehebatan kisah para pemimpinnya di era penjajah. Andil besar yang dimiliki oleh Sultan pada masanya pun bersangkutan dengan terbebasnya Indonesia dari tangan penjajah. Dari ulasan yang ada, Anda bisa berwisata ke keraton ini sembari mengenang beragam cerita bersejarah hebat di baliknya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.